METODE FAULT TREE ANALYSIS (FTA)
FAULT TREE ANALYSIS (FTA)
Sub bab ini menjelaskan tentang definisi dari Fault Tree Analysis (FTA), sejarah tentang Fault Tree Analysis (FTA), Lambang dalam Fault Tree Analysis (FTA), dan keuntungan digunakannya Fault Tree Analysis (FTA).
1. Definsi Fault Tree Analysis (FTA)
Fault Tree Analysis (FTA) merupakan Teknik analisis
deduktif dalam menganalisi keamanan dan kehandalan. Teknik tersebut biasanya
digunakan dalam sistem yang dinamis dan kompleks. Hal ini mendasari
objektivitas dalam menganalisis dan menjustifikasi dari suatu perubahan dan penambahan
Blanchard, (1986), dalam Stamatis, (2003). Fault
Tree Analysis (FTA) atau diagram pohon berguna dalam mencari kesalahan atau
kegagalan. Pohon menandakan cabang dari suatu kegagalan pada bagian atas pohon
sampai ke akar yang dapat menghasilkan kegagalan. Bagian bawah pohon pada
posisi paling bawah menandakan penyebab permasalahan dalam berbagai kesalahan.
Setelah Fault Tree Analysis (FTA)
selesai dan diketahui penyebab kegagalannya, maka melakukan tindakan perbaikan
yang dibutuhkan dan mengendalikan penyebab permasalahan. Posisi Fault Tree Analysis (FTA) selalu
melengkapi porses dari Failure Mode &
Effect Analysis (FMEA) bukan sebaliknya. Umumnya pengaplikasiannya berada
dalam area sistem ataupun subsistem yang berfokus dalam mengidentifikasi faktor
yang dapat menjadi sumber permsalahan dan kegagalan pada produk. Berikut ini merupakan contoh dari Fault Tree Analysis
(FTA) yang dapat dilihat pada Gambar 2.
Gambar 1 Contoh Fault Tree Analysis (FTA)
2. Sejarah Fault Tree Analysis (FTA)
Fault Tree
Analysis (FTA)
pertama kali dikembangkan pada tahun 1961 dikembangkan oleh Bell Telephone Company. Kemudian
perusahaan penerbangan boeing merubah dan memodifikasi konsep FTA untuk
menganalisis sumber terjadinya kesalahan yang didasari pada Fault Tree Analysis (FTA). Fault Tree Analysis (FTA) merupakan
konsep yang mewakili bermacam-macam kombinasi kejadian yang mungkin terjadi
dalam suatu sistem yang mengarah pada suatu hal yang tidak diharapkan. Fault Tree Analysis (FTA) digunakan unuk
menghubungkan dari sebab dan akibat dari suatu hal yang tidak diharapkan Stamatelatos,
(2002).
3. Simbol Dalam Fault Tree Analysis (FTA)
Dalam Fault Tree Analysis (FTA) terdapat simbol-simbol
yang dibedakan menjadi dua, berikut simbol-simbol tersebut Stamatelatos, (2002),
dalam Stamatis, (2003)
a
Simbol-simbol kejadian (event)
Simbol
kejadian berguna untuk memperlihatkan sifat dari suatu kejadian dalam suatu sistem. b.
Simbol-simbol gate
Simbol
gate berguna untuk memperlihatkan hubungan antar
suatu kejadian dalam suatu sistem.
Keuntungan Fault Tree Analysis (FTA)
Keuntungan dalam
menggunakan Fault Tree Analysis (FTA) adalah sebagai berikut Stamatis,
(2003):
- 1. Berguna untuk membantu menampilkan analisis.
- 2. Berguna untuk membantu keandalan dari suatu sistem.
- 3. Berguna untuk membantu memberikan pilihan secara kualitatif, kuantitatif, dan anaisis keandalan sistem.
- 4. Berguna untuk membantu menentukan probabilitas kejadian dari masing-masing akar penyebab.
- 5. Berguna untuk membantu menilai dampak dari perubahan desain dan alternatif.

Komentar
Posting Komentar